mungkin ini akan menjadi sajak yang kelam
meski mentari tadi pagi tak mengisyaratkan apa-apa tentang kepergianmu
dari perpisahan kita yang sementara dahulu
hingga perpisahan abadi kita kini
meski harapku adalah
perjumpaan kita dahulu dalam taman syurga adalah sebuah janji
untuk kembali berjumpa di syurganya nanti
mengapa harus seperti ini diingatkan diriku?
tentang sujud yang pendek
atau lisan yang mengering
dan lantunan ayat suci yang tak lagi mengalun
mengapa harus seperti ini diingatkan diriku,
dengan kepergianmu.
"puisi yang dibuat oleh Ukhti Rifa'ah
buat adinda Kalsum Amaliah
yang berpulang kepada Allah
Ahad, 11 Juli 2010"
We will miss you so much dik...
Ayo baca Lagi...
Demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah kepada seseorang atas perantara kamu maka (ganjarannya) lebih baik bagi kalian daripada kalian mendapatkan seekor onta merah. (HR .Muslim)
Saat Kau Pergi, Dinda
Langganan:
Postingan (Atom)