Laman

Ma'had Al Mahbuub...


Tidak Terasa Sudah Lebih dari 3 Bulan lamanya, saya menjadi salah seorang Tholibah di salah satu ma'had di kotaku, Alhamdulillah, akhirnya setelah bertahun-tahun saya menunggu masa ini, akhirnya Alloh mengizinkanku bisa menuntut ilmu disana..
Masya Alloh… sungguh nikmat yang sangatlah besar saat saya dinyatakan LULUS menjadi salah seorang Tholibah disana, dan semoga Alloh senantiasa memberikanku nikmatNya untuk terus menuntut ilmu disana..aamiin

Terlalu banyak kenikmatan yang saya rasakan di kampus ini, yang ketika saya ingin menghitungnya, maka sungguh tidak akan sanggup saya menghitung semuanya. Mulai dari lingkungan yang sangat islami, teman-teman, mudarrisah-mudarrisah, bahkan peraturan-peraturan dan tugas-tugas dari ma'had selalu membuatku berdecak kagum dan tidak berhenti bersyukur atas nikmat yang dberikan Alloh..

Sungguh banyak ibroh yang saya dapatkan saat belajar di ma'had, bukan hanya sekedar ilmu bahasa arab yang alhamdulillah sedikit demi sedikit sudah bisa saya kuasai..Namun ibroh dari kehidupan para Akhawaat di kampus, dan kehidupan mereka dalam berjuang untuk menuntut ilmu..

Saya adalah salah satu akhwat yang tidak tinggal di asrama ma'had (sakan), dan sudah sangat masyhur, bahwa seorang yang tinggal di sakan harus siap untuk hidup "kekurangan". Pernah suatu hari saya mengajak salah satu teman kelas saya untuk membeli nasi bungkus, setelah kami siap-siap untuk menyantapnya tiba-tiba teman saya mengeluarkan isi perbekalannya yang ternyata dia telah siapkan dari sakan, saat dia membuka isinya, subhanalloh..saya hanya mendapatkan tumpukan nasi dan 1 buah tempe goreng yang sangat kecil, spontan saja saya berkata "lauk anti Cuma ini ukh?" dengan senyum dia hanya berkata "na'am kak". Saya sempat terperanjat beberapa saat melihat isi perbekalan teman saya tersebut kemudian teman saya melanjutkan perkataannya.. "Masya Alloh kak, kalau saya melihat keadaan saya sekarang ini dan teman-teman sakan yang lain, yang hanya makan 1 tempe kecil disertai dengan nasi yang banyak, saya menghibur diri saya dengan berkata "saya seorang thalibul 'ilm, tidak boleh mengeluh"
Masya Alloh, kata-kata pembangkit semangat, tidak ada keluhan yang keluar dari lisan-lisan mereka, saya membandingkan dengan kehidupanku sendiri yang terkadang masih saja mengeluh dengan berbagai macam lauk yang didapatkan di rumah hanya karena tidak sesuai dengan selera…
Salah seorang mudarrisah kami pernah menasehatkan kepada kami bahwa, para ulama-ulama terdahulu sukses dalam menuntut ilmu dibarengi dengan kehidupan yang serba kekurangan seperti dari segi makanan, biaya hidup dll. Maka bersabarlah menjadi seorang Thalibul 'Ilm!!

Berada di lingkungan ma'had ini, membuat keimanan kita terus saja naik In Sya Alloh, berbeda dengan kampus-kampus lainnya yang saat waktu istirahat tempat nongkrong mereka adalah kantin diselingi dengan bergosip sampai lupa waktu, melakukan hal yang sia-sia atau hanya sekedar menghabiskan masa istirahat dengan membaca majalah, komik dll. Di ma'had, selalu saja saya mendapatkan pemandangan yang menyejukkan mata, memperindah pendengaran, dan menentramkan hati. Saat Istirahat Tiba, akhwat menyebar melakukan aktivitas kebaikan-kebaikan yang sering mereka laksanakan, memuraja'ah hafalan,membaca Alqur'an, sholat dhuha, membentuk liqo' yang besar untuk memuraja'ah pelajaran, makan bersama, atau paling tidak mengobrol hal-hal yang bermanfaat untuk mengisi istirahat mereka. Sungguh perkara-perkara yang sangat menentramkan jiwa, kalau terkadang seorang mahasiswi Jenuh dengan tugas-tugas perkuliahan yang mereka dapatkan, maka secara pribadi saya merasakan bahwa tugas-tugas di ma'had ini terlalu amat sangat menyenangkan.. Masya Alloh!! *semoga Alloh terus memberikan nikmatNya ini kepadaku, Aamiin*

Kebahagian yang begitu besar saat bisa belajar di ma'had ini, dan sungguh merupakan nikmat yang terkira bisa mengenal sosok-sosok para tholibul 'ilm dengan berbagai macam karakteristik yang selalu memberikan pelajaran berharga dalam setiap pertemuannya dengan mereka… Masya Alloh, Semoga Alloh tidak pernah Mencabut nikmatNya ini dari saya, aamiin..Allohumma Aamiin…

"Jazaakunallohu khoiron untuk semua akhawaat dan mudarrisaat yang selalu memberikan pelajaran berharga dan mengisi hari-hariku dengan penuh keimanan di ma'had tercinta,..
untuk Ummu, Sitna, dan Syarifah Jazaakunallohu khoiron untuk ukhuwah yang begitu manis yang kalian berikan…
Special one for Syarifah, Kami tunggu kedatanganmu Ukhti untuk kembali berjuang menuntut ilmu di kampus tercinta, di taman-taman syurga, di tempat yang in Syaa Alloh selalu menambah keimanan kita, kehadiranmu di ma'had begitu teramat dirindukan… "

Uhibbukunafillah Akhawatiy…"


-Serambi Madinah, 2 Januari 2012-
Ayo baca Lagi...