Laman

Teman dari Negeri Seberang


Bismillah..
Tes..tes 1..2..3...
Lama ga ngeBlog, jadi Rinduuuu... T.T,
Kali ini saya mau menceritakan tentang "My Great Experience" saat bertemu teman baru dari negeri lain, negeri yang penduduknya rata-rata berkulit putih dan bermata sipit, negeri yang dijuluki sebagai negeri Ginseng... Republik Of Korea ^^v

Sudah sejak lama saya sang~~~~aaat ingin belajar bahasa korea (tentunya setelah bahasa arab dan bahasa inggris) bahasa yang lucu, unik dan sangat sopan menurut saya. Sampai suatu hari Alloh mempertemukan saya dengan seorang teman dari negeri korea lewat perantara adik saya, aha..kesempatan belajar bahasa korea, Alhamdulillah. \^^/

Teman-teman saya datang ke indonesia dengan tujuan untuk belajar bahasa indonesia, karena di korea mereka mengambil jurusan bahasa indonesia, mereka ber-11 datang ke indonesia.

Awalnya saya berkenalan hanya dengan Yeaji, setelah berkenalan, dia sama sekali tidak menunjukkan mimik yang aneh saat melihat saya dengan pakaian yang serba tertutup, dia malah sangaaaa~at nyaman berbicara dengan saya, tanpa diminta olehnya akhirnya saya menjelaskan kenapa saya berpakaian seperti ini, dan dia merespon dengan sangat baik :))

Yeaji mengajak kami ke asramanya, disanalah kami bertemu dengan kesepuluh temannya, saya sangat terkesan dengan sikap yeaji kepada saya saat saya ke asramanya, sebelum saya masuk, dia masuk terlebih dahulu untuk mengecek dan kemudian keluar memberitahukan kepada saya, bahwa di asrama tidak ada laki-laki, jadi saya boleh membuka niqob saya...

Di dalam asrama kami berkenalan dengan teman-teman yeaji yang lain, Yeaji kemudian menjelaskan ke teman-temannya kenapa saya berpakaian serba tertutup dengan dialek koreanya... saya bisa mendengar dari jarak yang tidak jauh dari mereka, mereka mungkin bertanya-tanya tapi mereka sangat senang menyambut kami, terlihat dari perlakuan mereka yang sangat friendly...sesekali saya mengeluarkan bahasa korea yang saya ketahui, dengan respon yang sangat senang, mereka berbalik ke arahku dan mengatakan "huaaaaa...dari mana kamu tahu bahasa korea??" *dengan bahasa indonesia yang masih terbata-bata*

Yeaji menceritakan kepada teman-temannya perjalanan bersama kami, dia menceritakan bahwa dia makan makanan khas indonesia yaitu COTO, dia menyebutnya sebagai "KOLAM DAGING" dengan mimik yang menunjukkan begitu lezatnya makanan tersebut.. Yeaji juga bercerita kalau dia melihat mesjid yang sangaat besar, dengan antusiasnya dia bercerita, sampai-sampai teman-temannya yang lain sangat ingin melihat mesjid tersebut. Saat saya bertanya kepadanya apakah di korea banyak orang muslim, dengan wajah yang sedih mereka mengatakan "ada, tapi sangaat sedikit".

Di asrama kami banyak bertukar cerita tentang negara masing-masing, tentang keheranan mereka yang melihat begitu banyak motor di jalanan *kata mereka, di korea motor sangaaat sedikit*, tentang antusias mereka yang ingin naik angkot, Tentang Makanan-makanan khas Indonesia, dan tentang Musim Panas Indonesia Yang sangaaat sangaaat panaas..
Saat bercerita Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang mau masuk ke asrama, dia seorang tukang cuci, saya tidak menyadari kedatangan laki-laki tersebut, tapi Masya Alloh, tiba-tiba salah satu dari mereka berteriak kepadaku untuk segera menutup Niqob "ada Laki-laki..Tutup Muka..Tutup muka", bahkan di lain waktu saat saya dan teman-teman kembali ke asrama mereka, salah satu dari mereka berlari ke arah saya dan memeluk saya agar wajah saya tidak kelihatan dikarenakan ada seorang teman laki-laki mereka yang datang... Masya Alloh saya sangat sangat senang melihat perhatian mereka, tantang perlakuan mereka terhadap apa yang saya yakini.

Di saat masih banyak orang muslim yang merasa tabu dengan cadar di negeri kita, mereka malah sangat RESPECT bahkan sangat menghargai prinsip-prinsip yang kita anut, pernah Yeaji bertanya "kenapa di Indonesia sangat sedikit orang yang memakai celana pendek?*kebiasaan gadis-gadis korea saat HOT SUMMER adalah memakai celana pendek*, saat kami menjelaskan bahwa kami disini mayoritas muslim dan seorang muslim harus berpakaian yang tertutup.. yeaji begitu terlihat senang mendengar jawaban kami, bahkan setelah itu dia tidak pernah lagi memakai celana pendek selama di indonesia...

Selain Yeaji, saya dekat dengan Jisoo, dia adalah seorang atheis tapi sikap-sikapnya sangat dewasa, saat teman-teman mengeluarkan lawakan-lawakan ala korea dan indonesia, dia hanya tersenyum kecil dengan gaya coolnya, saat temannya membuat lelucon-lelucon yang berisi kebohongan, dia terlihat tidak suka, dan saat temannya dengan nada bercanda mengejek temannya yang lain, Jisoo lalu menimpali "jangan bohong!!", bahkan ketika tiba waktu kepulangan mereka, jisoo memakai baju yang saya berikan dengan ukuran XL, saat saya menanyakan "apa tidak kebesaran?" dia lalu tersenyum sambil berkata " aaah, tidak, saya suka baju ini..baju ini besar, saya suka.. dulu saya suka pakai pakaian sexy, tapi sekarang saya mau merubah pakaian saya menjadi tertutup", aaaah Jisoo semoga Alloh memberi hidayahNya kepadamu... aamiin

Saat tiba kepulangan mereka ke korea, mereka terlihat sangat sedih begitupula dengan kami..mereka bahkan mengatakan "aaah,saya sangat suka orang indonesia, saya tidak mau kembali ke korea", mereka terus saja memeluk kami dengan erat sambil mengatakan "kami tidak lupa kalian semua", bahkan jisoo mengatakan kepada saya "kalau saya lulus di korea, saya mau tinggal disini". aaah Jisoo, semoga...semoga... dan semoga Alloh memberikan HidayahNya kepadamu...

Pertemuan yang sangat singkat, tapi memberikan kesan yang begitu mendalam bagi saya...semoga kelak saya masih bisa bertemu dengan mereka kembali, dan semoga Alloh memberikan hidayahNya kepada mereka semua, terutama kepada Jisoo dan Yeaji, aamiin...allohumma aamiin...

Teruntuk teman-teman koreaku Yeaji,Jisoo,Hyanggi, Nakyong, Hyeonji, Juhee, Gyeongmin, jungeun.. 난 노무 보고싶을꺼야, 정말 사랑해요 T.T

Serambi Madinah30 July 2011
Ayo baca Lagi...