
عَنِ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ قَالَ: إِِذَا أَحَبَّ الرَّجُلُ أَخَاهُ فَلْيُخْبِرْهُ أََنَّهُ يُحِبُّهُ
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Apabila seseorang mencintai saudaranya, hendaklah dia mengatakan cinta kepadanya.” (Abu Dawud dan Tirmidzi, hadits shahih)
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُفِ شَيْئاً وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلِيْقٍ
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kamu meremehkan kebaikan apapun, walaupun sekadar bertemu saudaramu dengan wajah ceria.” (Muslim)
A good friend allows you a safe space to share your deepest thoughts and needs without worry of being judged, criticized or made to feel silly for feeling the way you do. Friends cheer each other on, laugh and cry together, and just plain commiserate and listen to each other.
Even though we've changed and we're all finding our own place in the world, we all know that when the tears fall or the smile spreads across our face, we'll come to each other because no matter where this crazy world takes us, nothing will ever change so much to the point where we're not all still friends.”
내 가장 친한 친구 사랑합니다
Serambi madinah, 17 Feb 2011
Ayo baca Lagi...
Demi Allah, seandainya Allah memberi hidayah kepada seseorang atas perantara kamu maka (ganjarannya) lebih baik bagi kalian daripada kalian mendapatkan seekor onta merah. (HR .Muslim)
Its All about our friendship
The reasons why I was interesting with these languages...

I just wanna share the reasons why I love these 3 languages...
Here they are...
1. Bahasa Arob
Bahasa Pertama, yang utama dan yang wajib untuk saya kuasai. Bahasa Arob adalah Bahasa Alqur'an, Bahasa Penduduk Jannah, Bahasa Umat Islam. Saya seorang muslimah, tentu saja saya harus bertekad kuat untuk bisa mempelajari bahasa ini, alasannya?
tentu sangat banyak.. sebagaimana yang kita ketahui, bahasa arob adalah bahasa Alqur'an, ketika kita bisa memahami bahasa Arob, Insya Alloh kita bisa dengan mudah memahami makna-makna Alqur'an, bisa membaca hadits Rosululloh shallallohu 'alaihi wa sallam, bisa membaca kitab gundul, kita pun bisa lebih khusyuk ketika sholat karena kita bisa mengerti dan memahami bacaan sholat yang kita ucapkan. Dan masih banyaaaaaaak lagi keutamaan belajar bahasa Arob, yang tidak bisa saya ungkapkan satu demi satu. saya rasa semua umat islam pun pasti mempunyai keinginan yang sama seperti saya, bisa menguasai bahasa Arob, betul kan? Saya akan sangat heran jika ada seorang yang mengaku islam tapi tidak ada keinginan sedikitpun di dalam hatinya untuk mempelajari bahasa Arob... adakah muslim seperti itu?? ah, rasanya tidak mungkin ada... :) Ma'an Najah!!!
2. Bahasa Inggris
Yup, sebagaimana kita ketahui bahwa sekarang ini, bahasa inggris adalah bahasa universal, bahasa seluruh dunia, bahkan jika kita pergi ke sebuah negeri dan kita tidak mengerti dengan bahasa penduduk setempat maka kita bisa menggunakan bahasa inggris agar lebih mudah berkomunikasi. Dakwah ilalloh juga merupakan salah satu alasan saya ingin menguasai bahasa ini, kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang-orang di seluruh dunia, dan menyampaikan serta mengajarkan mereka bagaimana sebenarnya agama islam itu, agama yang haq, agama yang selama ini membuat banyak non muslim mengira bahwa agama islam adalah agama kekerasan, agama teroris, agama yang buruk dll, melalui bahasa inggris kita bisa dengan mudah menyampaikan ke mereka bahwa agama islam bukan agama yang selama ini digembar-gemborkan oleh seluruh musuh islam (example: agama kekerasan, agama teroris dll)agar mereka bisa paham agama islam yang sesungguhnya, agar islam semakin dikenal di seluruh dunia, dan semakin banyak orang yang bisa mendapat hidayah untuk memeluk agama yang Haq ini. bukankah kita juga akan mendapatkan pahala yang sangat besar jika menjadi perantara orang yang mendapatkan hidayah? Sepadan dengan seekor onta merah jika kita menjadi perantara orang untuk mendapatkan hidayah bukan? seekor onta merah yang merupakan lambang kekayaan bangsa arab di zaman dahulu, seekor onta merah yang jika diumpamakan di zaman sekarang maka seperti sebuah kendaraan yang harganya paling mahal di seluruh dunia.. menggiurkan bukan? siapa yang tidak tertarik? saya yakin kamu pun akan tertarik dengan balasan yang disebutkan Rosululloh shallallohu 'alaihi wa sallam. Beberapa waktu yang lalu pun saya sempat membaca sebuah artikel tentang seorang wanita Bule yang mengucapkan kalimat syahadah melalui chatting.. subhanalloh, semakin bersemangatlah saya mempelajari bahasa ini.. untuk apa? Insya Alloh untuk dakwah ilallah. Come on.. Lets try hard!! we can do it Insya Alloh!!
3.Bahasa Korea
Bahasa terakhir yang saat ini menarik perhatianku dan merupakan salah satu bahasa favoritku adalah bahasa korea atau biasa disebut Hangul awalnya saya tidak tertarik dengan bahasa ini, tapi karena sewaktu masih kuliah, hampir semua teman kelas saya sangat menyukai korea, akhirnya saya pun sedikit demi sedikit mulai tertarik untuk mempelajari bahasa ini, dan memang ternyata bahasanya sangat menarik. Dalam bahasa korea ada yang disebut bahasa formal dan bahasa informal, bahasa formal biasanya digunakan kepada orang yang lebih tua dari kita sedangkan bahasa informal digunakan kepada orang yang setara atau lebih muda dari kita. Budaya korea juga menjadi salah satu alasan saya ingin mempelajari bahasa ini, menurut info yang saya dapatkan, bangsa korea termasuk bangsa yang sangat sopan, salah satu contohnya adalah mereka wajib memanggil sebutan yang sopan kepada orang-orang yang lebih tua dari mereka, terkadang di indonesia kita memanggil orang yang lebih tua dari kita hanya dengan menggunakan nama tanpa mengikut sertakan kata "kakak" tapi di korea, panggilan "kakak" itu wajib dipakai oleh seorang adik/orang yang lebih muda dari kita. Orang-orang korea juga terkenal dengan kecintaan mereka terhadap produk dalam negeri, sebagai contoh, jika kita di indonesia sering menggunakan yahoo.com maka orang-orang korea punya situs tersendiri semacam yahoo yaitu naver, jika orang indonesia mencari info-info di Google, maka orang korea pun punya situs tersendiri yaitu daum.net. bahkan dari segi bahasa, mereka lebih cinta menggunakan bahasa sendiri ketimbang bahasa inggris, hanya sedikit dari mereka yang tertarik untuk belajar dan berbicara bahasa inggris dengan fasih. Banyak budaya-budaya korea yang menurut saya sangatlah menarik, tapi sangat disayangkan.. korea merupakan salah satu negara yang mempunyai penduduk muslim yang sangat sedikit, kebanyakan mereka menganut paham atheis dan buddha, dan karena kebanyakan penduduk korea tidak mengetahui bahasa inggris, makanya ketika kita berdakwah maka akan sangat sulit untuk bisa menyampaikan yang Haq kepada mereka dan inilah menjadi salah satu alasan utama saya ingin mempelajari bahasa korea... sekali lagi karena dakwah ilalloh, ingin menyampaikan agama yang Haq kepada mereka, Agama Islam... Insya Alloh bisa.. Nan Hangukoleul Neomu Joahe..Fighting ^^/
dari ketiga bahasa tersebut, tentu saja bahasa Arob lah yang paling menarik, paling istimewa dan paling sempurna menurut saya.. kita bisa lihat contoh "salam" dari ketiga bahasa yang berbeda. Dari bahasa arob "Assalamu'alaikum= Keselamatan Bagimu", Bahasa Inggris "Hello=hai", Bahasa Korea "Annyeong Haseyo= Apa Kabar" dari ketiga bahasa tersebut hanya bahasa Arob yang memiliki arti sangat baik dan keren menurut saya, bagaimana menurutmu, sependapat kan dengan saya? :)
_Serambi Madinah,13 Februari 2011_
Ayo baca Lagi...
Ajarkan Aku...

Apa itu ukhuwah?
Bagaimana itu ukhuwah?
Bisakah kalian mengajarkanku makna ukhuwah?
Bisakah kalian menunjukan cara mencintai seseorang karena Alloh?
Bisakah kalian memberiku contoh hak dan kewajiban dalam berukhuwah?
Bisakah Kalian membuktikan padaku nikmatnya orang berukhuwah?
Mengapa orang ber-ukhuwah?
Karena harta?
Popularitas?
Tuntutan profesi?
Ataukah Sekedar mencari teman untuk dimengerti?
Apakah bisa dikatakan ukhuwah jika prasangka lebih di dahulukan dari tabayyun?
Apakah bisa dikatakan ukhuwah jika kita tau saudari kita yang sakit lantas kita tak menjenguk karena alasan sibuk?
Apakah bisa dikatakan ukhuwah jika kita membuka aib saudari kita di depan umum?
Apakah bisa dikatakan ukhuwah jika kita lebih mementingkan diri sendiri ketimbang saudari kita?
Dan Apakah bisa dikatakan ukhuwah jika kita tidak ingin turut merasakan duka yang dirasakan saudari kita?
Tolong ajarkan aku cara ber-ukhuwah, karena aku pun ingin merasakan mimbar cahaya itu…
Dimana para nabi dan syuhada pun iri dengannya...
_Serambi Madinah, 30 Januari 2011_
Ayo baca Lagi...