Laman

Bila Badai Belum Berakhir

Saudariku..
Ketika samudera kehidupan tengah kita jalani, tak jarang
kita akan dihadapkan dengan berbagai macam gangguan...
ujian, cobaan, halangan, rintangan.....
Kadang, kita merasa mudah untuk melaluinya, namun terkadang
dada kita akan serasa sesak dibuatnya....

Bahkan, bila ujian itu datang begitu bertubi-tubi...
seolah tidak ada kesempatan untuk menarik nafas
terkadang dada ini terasa begitu sesak..
untuk menghadapi satu-demi-satu ujian yang datang...

Ketahuilah... ketika badai tengah melanda bahkan datang bertubi tubi...
ketika... dada ini terasa begitu lemah untuk menghadapi semuanya...
ketika air mata sudah tak terhitung seberapa banyak tetesannya..
di sanalah... di sanalah...

saatnya kita merasa lemah di hadapan Allah yang Mahakuat
saatnya kita merasa fakir di hadapan Allah yang Mahakaya

Allah lah yang berfirman dalam Quran Surat Al-baqarah 216
"..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu."

terkadang ujian ini begitu ingin kita hindari, padahal...
dalam ujian ada kemuliaan
dalam ujian ada kekuatan
dalam ujian ada keimanan...

dengan ujian, Allah muliakan hamba-hambaNya..
dengan ujian, Allah perkuat hamba-hambaNya..
dengan ujian pula, Allah uji keimanan hamba-hambaNya...

Saudaraku,
Boleh jadi selama ini kita berlaku sombong kepada Allah Rabbul 'alamin..
sombong dari ibadah kepada Nya
sombong dari tilawah ayat-ayat suci Nya
sombong dari munajat kepada-Nya..

Allah berfirman, "Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.." QS An-Nisa 79

dengan badai ujian ini... Allah inginkan kebaikan bagi kita
dengan badai ujian ini.. Allah hentikan kesombongan kita
dengan badai ujian ini.. Allah ingatkan akan kelemahan diri kita..

Kita begitu lemah ... sehingga membutuhkan Allah yang Maha Kuat
kita begitu hina ... sehingga membutuhkan Allah yang Maha Mulia
kita begitu fakir ... sehingga membutuhkan Allah yang Maha Kaya

Saudariku,
Kenikmatan yg kita peroleh sungguh berasal dari Allah
sedangkan bencana yg menimpa kita adalah akibat dari kesalahan diri kita sendiri...
Bahkan Allah memaafkan sebagian kesalahan2 kita...
Bila kita hadapai semuanya dengan penuh keimanan..

"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). " QS Asy Syura 30

Bila Badai Belum Berlalu..
yakinlah di sana ada lembaran baru
lembaran baru yang sedang menanti...
untuk kita ukir dengan ketaqwaan..
untuk kita ukir dengan ketulusan dalam beramal
untuk kita ukir dengan kemudahan dalam bermunajat...

Ketaqwaan akan membawa kepada jalan keluar..
sebagai mana Allah berfirman, "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. " QS Ath-thalaq 2-3

Ketaqwaan pula yang akan membawa kepada kemudahan dalam setiap urusan..
"Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." QS Ath-thalaq 4

dan kesempitan dalam hidup ini....
akan didapat bagi mereka yang berpaling dari mengingat Allah Rabbul 'alamin..
"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit,.." QS Thaha 124

Bila Badai Belum Berlalu,...
Marilah kita nikmati dengan sebuah kesabaran...
Kerana perhitungan Allah tidak pernah meleset..
"Tidaklah Allah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.." QS Al-Baqoroh 286

Ketika gelombang ombak datang menerjangmu
Ketika petir datang silih berganti diiringi suara gemuruh
Ketika hujanpun ikut iringi naungi bahteramu

Kecewa ... dilema .. kesedihan ...
Kebimbangan ... kegelisahan ...
selimuti malam malam panjangmu

Airmatapun terurai ...
Kau ingin memberontak ...
kau ingin teriak ...
"Lepaskan aku dari belenggu duka ini"

Namun ...
apalah artinya teriakanmu
hanyalah menambah sesak didadamu
hanyalah menambah jiwamu terhimpit
hanyalah menambah keruh hatimu

Menangislah ....
sebab kau butuh menangis
namun
menangislah diatas sejadahmu
tengadahkan tanganmu ...
tumpahkan airmatamu disujudmu ..

kan lapang hatimu
kan ikhlas jiwamu
kan terobati lukamu

Bila Badai Belum Berakhir percayalah ....
jauh disana ada pantai yang indah dijanjikan
Bila Badai Belum Berakhir yakinlah ...
disana ada taman indah menantimu

Bila Badai Belum Berakhir
tersenyumlah .... sebab senyummu lebih indah dikala
Badai Belum Berakhir

"Kesabaran itu berada diawal ketika kau ditimpa musibah"
 
Di copy dari kajian tafsir tematik FB wahdah bandung


-------------------- Ayo baca Lagi...

Nasehat dari mereka..

"hak muslim atas muslim lainnya ada 6 macam, yaitu apabila engkau berjumpa dengannya, maka berilah salam kepadanya. Apabila dia mengundang-mu, maka penuhilah undangannya. Apabila ia meminta NASEHAT , MAKA BERILAH NASIHAT KEPADANYA. Apabila ia bersin dan bertahmid, maka jawablah tahmidnya. Apabil ia sakit maka jenguklah ia, dan apabila ia meninggal maka antarkanlah jenazahnya: (HR.Muslim)

Suatu malam hati ini begitu gelisah, gundah, sedih dan tak tahu apa penyebabnya..
Ingin serasa pergi ta'lim atau tarbiyah dan semacamnya, tapi malam sudah sangat larut. Mana ada orang yang ta'lim ataupun tarbiyah malam-malam gini kalau untuk ikhwah mungkin banyak.
Jadi, gimana caranya untuk mengobati hati ini? Malam ini butuh banget yang namanya nasehat.
Tiba-tiba pandanganku tertuju pada hp yang berada di atas tempat tidurku, muncul sebuah ide dari kepalaku.. "sms, akhwat saja..minta nasehat dari mereka" akhirnya, terkirimlah beberapa sms ke nomor-nomor akhawaatii yang Intinya berisikan kalau aku butuh nasihat..

Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengarlah bunyi pesan masuk di inbox hpku, dan ternyata balasan sms dari saudari-saudariku. Dan berikut ini isi nasehat-nasehat dari mereka…

K ika:
"iman itu seperti pakaian..ia bisa saja lusuh maka perbaharuilah keimanan kita karena iman adalah satu-satunya harta kita yang kekal abadi hingga hari akhir kelak"
"kesedihan dan kebahagiaan adalah ritme kehidupan kita. Begitulah kehendak rabb kita, dan satu keyakinan dan kita bahwa kebahagiaan, ketenangan. Dan ketentraman hati sepenuhnya hanya hadir dengan banyak mendekatkan diri dengan Rabb kita. Jika kita telah bersamaNya maka apalagi yang melarutkan dalam kesedihan itu.."

K nisa:
"tiada seorang mu'min ditimpa rasa sakit, kelelahan, diserang penyakit/kesedihan, sampaipun duri yang menusuknya kecuali dengan itu allah mengapusdosa-dosanya (HR.Bukhari)"
"jika dakwah adalah jalan yang panjang, jangan pernah berhenti sebelum menemukan penghujungnya. Jika bebannya berat, jangan minta yang ringan, tapi mintalah punggung yang kuat untuk menopangnya. Jika pendukungnya sedikit, jadilah yang sedikit itu. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa mengatakan "ISTIRAHAT KITA ADALAH DI SYURGA"
ALLOHU AKBAR!!
"Penat-penatlah dalam dakwah, lelah-lelahlah dalam dakwah, karena boleh jadi ketika amal-amal kita tidak cukup sebagai bekal, maka tetes-tetes air mata, butir-butir keringat, lelah dan penat itulah yang menjadi pelindung di hari perhitungan."
"sahabat itu aura.. melompat bersama ketika girang, duduk disamping ketika lelah, memeluk saat gundah. Sahabat itu percaya.. Menyelidiki sebelum memaki, menatap sebelum menjauhi. Sahabat itu peduli…menuntun ketika hilang arah, bukan mendorong saat lemah. Sahabt itu bagaikan bintang..tak selalu terlihat namun selalu ada di hati..apa kabar ukhty? Bagi yang sakit semoga diberi kesabaran dan kesembuhan oleh alloh. Bagi yang sedih, semoga diberi kelapangan hati. Bagi yang sedang marah, bersegeralah untuk beristighfar. Bagi yang sedang bahagia, bagi2 dong kebahagiannya..anaa uhibbukifillah"
"Al mughiroh bin syu'bah berkata, "manusia yang paling utama bagi dirimu adalah yang membantumu untuk TAKUT pada ALLOH"

K alifah:
Rasululloh shallallhu 'alaihi wa sallam "Demi Alloh, sungguh Alloh lebih senang dengan taubat hambaNya daripada senangnya seseorang diantara kamu yang menemukan kembali ontanya yang hilang di padang luas (HR.Bukahri)"

K rahma:
"ketika wajahmu penat memikirkan masalah, berwudhulah! Ketika tanganmu letih menggapai cita-cita, bertakbirlah! Ketika pundakmu lelah memikul amanah,bersujudlah! Ikhlaskan, pasrahkan, dan tawakkallah padaNya, agar tunduk di saat yang lain runtuh dan tegar di saat yang lain terlempar."

K eka:
"Dan orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, benar-benar akan kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan (QS.29:7)"
"Ya alloh menjelang pagi-Mu yang indah ini inginku tebar doa untuk saudariku..jadikanlah hari ini wujud hari yang penuh berkah..mudahkanlah segala urusannya..jadikanlah ia ikhlas dalam setiap tarikan nafasnya, agar setiap aktivitasnya adalah ibadah padaMu. Lindungilah dia dari hal-hal buruk, berikanlah kebahagiaan untuknya dengan ridhoMu.amien

Ukh diena:
"tidak ada yang lebih aku sesali daripada penyesalanku terhadap hari dimana ketika matahari tenggelam, sementara umurku berkurang tapi amalku tidak bertambah.(Ibnu mas'ud)"

K nurul:
"Apa kabar HATI?masihkah ia menjadi raja diri yang suci? Apa kabar CINTA?masihkah ia bersandar pada yang Akbar??Apa kabar IMAN?masihkah ia menjagaNya? Lalu apa kabar dik? Masihkah SENYUM terkumpul karena rasa SYUKUR pagi ini??
"Adikku yang kusayangi karena alloh, saat alloh menjawab doamu, Dia menambah imanmu. Saat alloh belum menjawab doamu, Dia menambah kesabaranmu. Saat alloh menjawab doamu, tapi ternyata tidak seperti keinginanmu, maka Dia memilih yang terbaik untukmu. Tetaplah berdoa dik, karena itulah yang terbaik.."

K aisyah:
Ali bin Abi thalib pernah berkata: "sesungguhnya dunia ini mulai pergi dan akhirat akan segera datang. Dan anak adam itu terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah orang-orang yang mengejar dunia dan kelompok kedua adalah orang-orang yang mengejar akhiratnya. Sesungguhnya dunia adalah tempat beramal bukannya tempatnya perhitungan dan akhirat adalah tempatnya perhitungan bukannya tempat untuk beramal." semoga Alloh menjadikan kita orang-orang yang senantiasa menyiapkan bekal utnuk akhirat kita bukannya justru terpedaya dengan dunia ini.wallohu a'lam.

k vee:
"kesabaran itu meneguk air pahit tanpa meringis kesakitan.."

K muharrikah:
"muslimah sejati itu selalu tampak santai dalam kesibukan.. Tersenyum dalam kesedihan..tenang di bawah tekanan..tebah dalam kesulitan dan optimis di depan tantangan.."

Subhanalloh.. Syukron wa jazaakunallahu khairan atas nasehat-nasehatnya…
Indahnya islam ini…
Indahnya ukhuwah ini..
Semoga alloh selalu menuntun langkah-langkah kaki kita untuk tetap istiqomah di jalan yang HAQ, dan mengumpulkan kita di mimbar cahaya nanti hingga kita bertemu di pintu Jannah kelak..amin allohumma amin..

" jazaakunallahu khairan buat kk2 dan saudariku yang senantiasa memberikan nasehatnya..^_^"


-Serambi madinah, 1 juli 2009-
Ayo baca Lagi...

Surat Untuk saudariku

Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
 
Tulisan ini bermula dari rasa gembiraku ketika seorang yang biasa
kupanggil adik mulai bersemangat memakai kaus kaki untuk menutupi
aurat, sebagaimana halnya rasa gembira ketika dulu dia bercerita
tentang jilbab yang tebal dan juga tentang rok.
 
“Mmm… yang dulu suka panjat tali sekarang mulai suka sama rok…”
Yang dulu akrab dengan aksesoris rocker sekarang senang ikut pengajian...”
Semoga niatan ini bukan api yang membara di awal lalu kemudian
padam. Semoga dengan tekad yang kuat dan kesungguhan, Allah memudahkan
untuk istiqomah dan terus memperbaiki diri
 
Saudariku ,  aku memohon maaf karena telah lalai dan lama tak berkabar padamu. Bukan apa - apa, sebab aku sendiripun bingung dengan keadaanku sendiri. Tak cuma soal yg kuhadapi dan tempo hari pernah kuceritakan. Tapi ada persoalan baru yg entah mengapa serasa menguras isi pikiranku. Sepertinya masalah itu selalu saja dekat dengan sisi hidupku.tapi aku tak ingin berdebat tentang ini. Aku hanya terpesona melihatmu sekarang, pada gerak dan perubahanmu Sungguh nikmat yang besar, Allah telah menjadikan kita bersaudara di atas ikatan iman.Semoga Allah menjadikan kita sebagai saudara yang saling menyayangi di atas ikatan tersebut.
Saudara yang menghendaki kebaikan satu sama lainnya.
Saudara yang tidak menginginkan ada keburukan pada satu sama lainnya.
 
Bersama rasa cintaku aku membuat tulisan ini…
Semoga Allah mendatangkan manfaat, menjadikannya bekal untuk dunia dan simpanan untuk akhirat.
 
Saudariku,
Allah Subhanahu wa Ta’ala,
Robb yang telah menciptakan kita dari setetes mani,
Robb yang juga telah menciptakan ibu kita, bapak kita, dan orang-orang yang kita sayangi,
Robb yang telah memberi rizki pada kita sampai kita sebesar ini,
Robb yang telah memberi hidayah Islam -sebuah nikmat yang sangat besar yang tidak ada nikmat yang lebih besar dari nikmat ini-
Robb yang telah menjanjikan surga bagi hamba-Nya yang taat,
Robb yang juga telah mengancam dengan neraka bagi yang enggan untuk taat,
Robb yang janji-Nya haq, yang tidak pernah menyalahi janji.
Saudariku,
Masih akrab dulu kau pernah cerita padaku tentang teman-temanmu.
Beberapa diantaranya sangat “memperhatikan”penampilannya.
Mulai dari merk baju yang berkelas, model yang up to date,
Bahkan diantaranya sangat akrab dengan baju yang sempit dan serba pendek,
celana yang juga serba pas-pasan,
rambut direbounding,
alis yang “dirapikan”,
lipstik tipis warna pink,
minyak wangi yang mmmm…
Dan kaupun ingin seperti mereka !
 
Saudariku,
Apa yang mereka dapat dari semua ini?
“cantik”?
“aduhai”?
“modis”?
“gaul”?
“tidak ketinggalan jaman”?
atau mungkin sekedar untuk bisa percaya diri ketika keluar rumah dan berhadapan dengan orang-orang?
Memang banyak yang akan melihat “WAH” pada wanita yang berpenampilan
seperti ini sehingga menyebabkan beberapa di antara kita tertipu dan
bahkan berlomba untuk menjadi yang “terhebat” dalam masalah ini.
 
Tetapi saudariku,
Saya ingin mengajak kita untuk menjadi seorang muslimah yang sejati!
Tidak perlu kita tiru mereka yang berbangga diri dengan apa yang mereka pamerkan dari tubuh dan kecantikan mereka.
Tidak perlu kita tiru mereka yang berbangga diri dengan merk yang ada pada baju-baju mereka.
Sungguh! Kain sepuluh ribu per meter dari Pasar sentral  lebih mulia jika kita memakainya dalam rangka ketaatan pada Allah,
Robb yang telah menciptakan kita,
Robb yang telah mensyariatkan jilbab untuk kita.

Duhai…
Pakaian mana yang lebih mulia dari pakaian ketaqwaan?
Adalah nikmat yang besar ketika kita masuk Islam.
Seseorang dinilai bukan lagi dari tulisan (baca: merk) apa yang
tertempel di bajunya, atau dari seberapa mancung hidungnya, seberapa
cantik wajahnya, seberapa elok parasnya, seberapa anggun bersoleknya.
Tapi seseorang dinilai dari apa yang ada dalam hatinya, apa yang diucap oleh lisannya, dan apa yang diperbuat oleh badannya.
Tapi seorang itu mulia karena apa yang diyakininya dalam ucapan, perbuatan dan yang ada didalam hatinya.
 
 
Ya!.ingatlah kembali bagaimana kesetiaan para sahabat dan sahabiyah nabi kepada Allah. Meski dengan ujian yang begitu berat mereka tidak sedikit tertipu dengan Indahnya bujukan dunia.
Aku pernah menceritakan kisah Sumayyah kepadamu kan ?
yang gugur sebagai  syuhada pertama dalam sejarah Islam.
Juga , saudara-saudara seperjuangan Sumayyah, terutama Bilal bin Rabah yang disiksa oleh Quraisy tanpa henti menghantam punggung telanjang Bilal dengan cambuk ?
Sebenarnya aku tak ingin banyak mendiktemu dengan  nasehat – nasehat ini.
Tapi sebagai saudarimu aku tentu tak ingin kau ”  jatuh ”.
Islam adalah agama yang sangat mulia. Oleh karena itu, sebagai seorang yang masih mengaku " Radlitu billahi Robba Wabil islaami diina wabim muhammadin nabiyyaw warosuula" aku rela Allah Tuhanku, islam agamaku, Muhammad nabi dan rasulku,. Mari  kita jadikan ajaran Islam sebagai barometer kehidupan.kita
Maaf kalau kakakmu ini berlebihan
Tapi Sesungguhnya Islam telah datang untuk segenap makhlukNya, termasuk pula padamu dan padaku.
Ia memanggil-manggil kita dengan sejuta makna dan cahaya di penghujungnya
Cahaya yang akan menghantarkan kita di syurga
Dan memuliakan kita di dunia
Percayalah !
 
 www.muslimah.or.id

...dibacakan dalam Seminar Muslimah "The Spirit of Teenagers, Semarak Putih Abu-Abu",
15 Maret 2009
Ayo baca Lagi...